Dengan Pondasi Kuat, TelkomMetra Optimis Wujudkan “Make Metra Group Great Again”

Published at 25/10/2021

 

Menembus cakrawala baru! Sebuah semangat yang terus bergema tatkala ambisi Make Metra Group Great Again menjadi bisikan massal. Sebuah forum Board of Executive Forum (BoE) Metra Group digagas TelkomMetra dan mengudara selama dua hari (29-30 Juli 2021) secara vitual. Dalam tajuk “Forthcoming New Horizon and Make Metra Group Great Again”, seluruh anak usaha Metra Group bersiap menghadapi tantangan tahun-tahun mendatang dengan dukungan transformasi digital melalui revolusi industri 4.0 di Indonesia.

Topik-topik ‘berat’ pun seketika menjadi ‘enteng’ dengan konsep unik dari forum ini yang direpresentasikan dengan balutan musikal dan nuansa kostum dari berbagai genre musik dari tiap peserta forum. Topi koboi, kaca mata rocker sampai jaket kulit, menjadi visualisasi atraktif jajaran Direksi Metra Group yang terdiri dari 2 unit bisnis, 14 anak usaha, dan juga sejumlah Senior Leaders TelkomMetra dan Enterprise Business Telkom.  Hari pertama  diawali dengan Commander Message oleh Direktur EBIS Telkom sekaligus Komisaris Utama TelkomMetra, Edi Witjara dan kemudian diikuti oleh CEO Notes oleh Direktur Utama Metra Group, Pramasaleh H. Utomo.

Pada kesempatan itu, Forum BoE Metra Group membedah sejumlah poin penting yang menjadi fokus di masa depan. Pondasi kuat tengah dibangun menuju end state yang diharapkan, dengan mendesain langkah-langkah strategis melalui fundamental yang kuat. Salah satunya dengan melakukan Gap Analysis yang mencakup kesiapan sumber daya, finansial, marketing dan model operasi bisnis. Selain itu, potential market survey, dilakukan agar mampu mengenal baik pesaing berikut kapabilitasnya dan mengindentifikasi korporasi yang belum tersentuh oleh Metra Group.

Ke depannya, tantangan dan potensi pertumbuhan untuk Metra Group terbentang luas.  Karenanya, perlu membidik pada strategi peningkatan kompetensi dan kapasitas dengan pendekatan 3B; Build, Borrow dan Buy secara cermat yang mengutamakan keunggulan kompetitif dari Metra Group. Dengan beragamnya anak usaha Metra Group, maka perlu dijaga keseimbangan antara pencapaian performansi dengan profitabilitas margin, yakni melalui pemilihan pengukuran yang tepat sasaran karena akan membentuk behaviour perusahaan tersebut.

"Metra Group optimis akan dapat menjadikan setiap tantangan bisnis sebagai peluang, kembali meraih prestasi bisnis yang gemilang, dan membawa Metra Group semakin jaya”, ujar Direktur Utama Metra Group, Bapak Pramasaleh H. Utomo dengan bersemangat.

Tentunya, tidak ada sesuatu yang tanpa resiko.  Apalagi bicara model bisnis di era digital dan pandemi seperti sekarang ini. Data dari Delloite dalam 12th Global Management Survey mencatatkan, setidaknya ada lima jenis risiko yang dihadapi oleh perusahaan, yakni; Environmental/Social/Government, Cybersecurity, Credit, Regulatory/Complience dan Strategic. TelkomMetra Group berupaya untuk mengembangkan aturan dan Good Corporate Governance yang diharuskan menjadi sebuah legacy

Untuk mengantisipasi eliminasi dampak model bisnis Metra Group, diharapkan adanya ketelitian dalam menyeimbangkan model bisnis yang menarik untuk pasar dan kerja sama dalam mengeksplorasi produk baru dan eliminasi gross revenue yang telah disesuaikan dengan konteks akuntansi PSAK72 perihal Agent Principal.

Proses bisnis pun harus ditinjau ulang untuk meminimalisir resiko. Salah satunya dengan menyederhanakan regulasi internal dan mengimplementasikan Robot Processing Automation (RPA), yang sudah berhasil diterapkan pada salah satu anak usaha, yakni Infomedia. Anak usaha lainnya yaitu Finnet telah menerapkan regulasi tentang cybersecurity, PCI dan DSS.

Sejalan dengan upaya TelkomMetra yang tengah melakukan firming foundation, maka Metra Group pun akan melakukan hal serupa hingga kemudian memasuki tahap investing to the future. TelkomMetra perlu melakukan perampingan anak perusahaan (streamlining), orkestrasi portofolio, dan sertifikasi GCG. TelkomMetra pun turut berkomitmen membantu penyehatan seluruh anak perusahaan, termasuk yang akan dipindahkan dari Metra Group.